KEKERINGAN MULAI BERDAMPAK DI MIMIKA BAGIAN BARAT, DISTRIK AMAR KESULITAN AIR BERSIH

Bagikan Berita

MIMIKA, Parttimenews.com – Kapolsek Mimika Barat, Ipda Muhammad Yani, menyampaikan bahwa saat ini kekeringan mulai berdampak ke wilayah pesisir Mimika, terutama di wilayah hukumnya.

 

Ipda Yani menerangkan, dampak kekeringan itu dirasakan bahkan sejak 17 Agustus 2026. Hal itu dibuktikan dengan anggotanya dan aparat keamanan lain yang bertugas di Distrik Amar, harus mengambil air di Kokonao yang berada di Distrik Mimika Barat, untuk kegiatan 17 Agustus 2026.

 

“Mereka juga ambil air buat mandi, artinya (kekeringan) sudah ada dampaknya,” ungkapnya saat ditemui wartawan di Mapolres Mimika, Distrik Kuala Kencana, Senin (24/8/2026).

 

Ipda Yani pun memberikan imbauan kepada masyarakat di wilayah hukumnya untuk mencari mata air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

“Saya arahkan juga kepada anggota saya yang di Kapiraya untuk melihat mata air yang di sana, ada atau tidak. Kalau tidak ada berarti dampak kemarau sudah terjadi, bahkan air kali juga semakin menipis (surut) di Kapiraya,” paparnya.

 

Menurut Ipda Yani, untuk sementara khusus di Kokonao masyarakat memenuhi kebutuhannya dengan air hujan yang ditampung dalam bak.

 

“Saya sampaikan juga agar digunakan serta dibagi, kami juga ada kolam tadah hujan, itu banyak masyarakat yang minta air juga” katanya.

 

Selain melalui penampungan air, menurut Ipda Yani, masyarakat di pesisir memanfaatkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Sementara itu, kepada seputarpapua.com, Kepala Kampung Manoware, Distrik Amar, Amandus Timakopea, menyampaikan bahwa per hari Minggu, 23 Agustus 2026, masyarakat mengeluhkan soal air minum karena dampak dari musim kemarau.

 

“Terpaksa warga Distrik Amar yakni kampung Manoware dengan dua kampung lain kembali, mengelukan air minum lagi. dan kita kembali ke awal (kebiasaan adat), cari minyak (BBM) sekitar 20 liter untuk timba air di sungai atau kali,” ungkapnya.

 

Amandus pun meminta agar Pemkab Mimika bisa segera mengecek juga fasilitas air minum yang pernah dibangun di Amar.

 

Agus


Bagikan Berita

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *