Tangerang, Parttimenews.com — Pemerintah Kecamatan Sukamulya melaksanakan kegiatan Grebeg Posyandu secara bergilir di enam lokasi sejak 5 hingga 13 Januari 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah kecamatan dalam menekan angka stunting sekaligus meningkatkan derajat kesehatan balita.
Kegiatan yang menyasar sekitar 500 balita tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, khususnya di Desa Benda dan Desa Kubang. Sejak pagi hari, para orang tua tampak antusias membawa buah hati mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan di posyandu.
Camat Sukamulya, Khalid Mawardi, S.Sos., S.IP., MM, menyampaikan apresiasinya atas tingginya partisipasi warga dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak semakin meningkat,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan, Selasa (6/1/2026).
Pelaksanaan Grebeg Posyandu ini didukung penuh oleh Puskesmas Sukamulya yang menurunkan tenaga medis untuk memberikan pelayanan kesehatan, mulai dari penimbangan, pengukuran tinggi badan, hingga pemeriksaan gizi balita.
Sementara itu, pemerintah desa turut berperan aktif dengan menyediakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa makanan bergizi seperti telur dan buah-buahan.
“Untuk PMT, desa menyiapkan makanan bergizi. Intinya makanan yang dibutuhkan untuk meningkatkan asupan gizi balita,” jelas Khalid.
Dalam kegiatan tersebut, Camat Sukamulya juga melakukan pemantauan langsung ke sejumlah posyandu, di antaranya Posyandu Mawar 2, Posyandu Mawar 3, dan Posyandu Mawar 4.
Hasil pemantauan menunjukkan kegiatan berjalan tertib dengan tingkat partisipasi masyarakat yang dinilai baik.
Kabar menggembirakan datang dari data Puskesmas Sukamulya yang mencatat adanya penurunan jumlah kasus stunting di wilayah Kecamatan Sukamulya.
“Informasi dari dokter dan pihak Puskesmas menyebutkan adanya penurunan angka stunting. Yang terpenting sekarang adalah jangan sampai muncul kasus stunting baru,” tegas Khalid.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Kubang, Sukarna, menyatakan komitmen pemerintah desa dalam mendukung penuh program Grebeg Posyandu sebagai langkah konkret pencegahan stunting.
“Kami dari Pemerintah Desa Kubang sangat mendukung kegiatan ini. Grebeg Posyandu bukan hanya soal pelayanan kesehatan, tapi juga edukasi kepada orang tua agar lebih peduli terhadap gizi dan kesehatan anak sejak dini,” ujar Sukarna.
Ia menambahkan, pihak desa akan terus mengalokasikan dukungan, baik melalui PMT maupun pendampingan kader posyandu, agar upaya pencegahan stunting dapat berjalan berkelanjutan.
“Harapan kami, ke depan tidak ada lagi balita yang mengalami stunting di Desa Kubang. Ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.
Camat Sukamulya menegaskan bahwa Grebeg Posyandu merupakan langkah strategis untuk menjaring kondisi kesehatan balita sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting secara menyeluruh.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memantau kondisi balita. Harapannya, tidak ada lagi penambahan kasus stunting di wilayah kami,” pungkas Khalid.
Deden



