Aceh Tenggara, PartTimeNews.Com | Anggota Satgas Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Aceh Tenggara (Agara) bersama warga Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, menggelar aksi gotong royong, Selasa (25/08/2026).
Aksi bersama ini menyasar pengecatan Jembatan Gantung Garuda yang kini pembangunannya telah mencapai progres 97 persen. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kemanunggalan dan sinergi kuat antara TNI dan rakyat di pedalaman Aceh.
Serma Karmadi menjelaskan bahwa pengecatan ini merupakan bagian dari fase akhir (finishing) pembangunan jembatan. Infrastruktur ini dirancang untuk mendongkrak mobilitas dan urat nadi perekonomian warga sehari-hari.
“Pengecatan ini menandai fase akhir. Saat ini progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda sudah hampir rampung,” ujar Serma Karmadi, Selasa (25/08/2026).
Jembatan gantung ini memiliki spesifikasi panjang bentangan mencapai 256 Meter, jarak antar-pylon 225 Meter, jarak dari pylon ke bandul 16 Meter, serta lebar 120 Sentimeter.
Kini, jembatan tersebut tampil representatif dengan balutan warna merah putih. Warna simbol kebangsaan ini dipilih untuk membakar semangat nasionalisme dan kebersamaan di wilayah perbatasan.
Di lapangan, anggota Satgas yang terdiri dari Babinsa Kodim 0108/Agara, tim pengelasan, dan warga setempat tampak bahu-membahu mengecat seluruh bagian infrastruktur tersebut. Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan.
Salah seorang warga yang ikut mengecat jembatan mengaku sangat bersyukur atas percepatan pembangunan fasilitas publik ini.
“Kami sangat bersyukur pembangunan berjalan lancar hingga tahap akhir. Ini hasil kerja sama yang luar biasa antara warga dan TNI,” ungkapnya.
Keberadaan Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan mampu memutus isolasi geografis, memperlancar akses transportasi logistik, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Aceh Tenggara.
(Albasyah Putra Selian)



